Analisis Hubungan Pola Menstruasi dan Pengetahuan Remaja Terhadap Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA Darut Taqwa Purwosari Tahun 2024
Main Article Content
Abstract
Anemia is a significant public health issue in Indonesia, particularly iron deficiency anemia, which has a relatively high prevalence among adolescent girls. Various factors can contribute to this condition, one of which is an irregular menstrual cycle. A deeper understanding of the contributing factors of anemia is essential for adolescent girls in order to prevent this condition. The aim of this study was to determine the correlation between menstrual patterns (frequency, cycle, and duration) and the occurrence of anemia. This research employed a quantitative analytic observational design with a cross-sectional approach. The study was conducted at SMA Darut Taqwa Purwosari. The sample size was determined using the Slovin formula and a simple random sampling technique, resulting in 253 female students as participants. Data collection was performed using the Fora 6 Plus device to measure hemoglobin levels, and a questionnaire to assess the respondents’ menstrual cycles. Data analyses were processed using SPSS software with the Chi-square test. The results showed that 39.1% of students experienced anemia, 32.8% had increased menstrual volume, 38.7% had prolonged menstrual cycles, and 48.2% had extended menstrual duration. The Chi-square test revealed a significant relationship between menstrual patterns (volume, cycle, and duration) and the incidence of anemia with a p-value < 0.001. The study concludes that there is a significant correlation between menstrual patterns and the occurrence of anemia among adolescent girls at the study site.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arima, L.A.T., Murbawani, E.A., dan Wijayanti, H.S. (2019). ‘Hubungan asupan zat besi heme, zat besi non-heme, dan fase menstruasi dengan serum feritin remaja putri’, Journal of Nutrition College, 8(2):87–94.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018) ‘Laporan Nasional Riskesdas 2018’ Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, [online]. Tersedia pada : https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514 (diakses pada 26 April 2025)
Basith, A., Agustina, R., dan Diani, N. (2017) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri’, Dunia Keperawatan : Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 5(1):1–10.
Fitria, A., Aisyah, S., dan Sibero, J.S.T. (2021) 'Upaya pencegahan anemia pada remaja putri melalui konsumsi tablet tambah darah', Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2):91–9.
Hadijah, S., Hasnawati, dan Hafid, M.P. (2019) ‘Pengaruh Masa Menstruasi terhadap Kadar Hemoglobin dan Morfologi Eritrosit’, Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(1):12–20.
Harlan, J., Sutjiati, R. (2018) ‘Metodologi Penelitian Kesehatan’, Depok: Universitas Gunadarma, 168 p.
Julaecha. (2020) ‘Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri’, Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 16;2(2):109–12.
Kementerian Kesehatan (2023) Profil Kesehatan Indonesia. Kementerian Kesehatan.
Kirana, D.P. (2011) ‘Hubungan Asupan Zat Gizi dan Pola Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di SMA N 2 Semarang’, Doctoral dissertation, Diponegoro University
Novrica, K.A. (2019) ‘Hubungan pola menstruasi dengan kadar hb pada remaja putri kelas 2 SMA negeri 9 di kota bengkulu tahun 2019’, [Bengkulu]: Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu.
Permatasari, W.M (2016) ‘Hubungan antara status gizi, siklus, dan lama menstruasi dengan kejadian anemia remaja putri di SMA negeri 3 surabaya’, [Surabaya]: Universitas Airlangga.
Prastika, D.A (2011), ‘Hubungan Lama Menstruasi Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Siswi SMAN 1 Wonosari’, [Surakarta]: Universitas Sebelas Maret
Promkes Dinkes Kota Bandung (2023) Ciri-ciri anemia dan dampaknya pada remaja putri [online]. Tersedia pada : https://dinkes.bandung.go.id/ciri-ciri-anemia-dan-dampaknya-pada-remaja-putri/(diakses pada : 26 April 2025)
Silitonga, H.T.H., Salim, L.A., dan Nurmala, I. A. (2024) ‘Systematic review of iron supplementation’s effects on adolescent girls’, Jurnal Gizi Indonesia,28;12(2):11.
Ulwaningtyas, A (2022) 'Hubungan kebiasaan sarapan, asupan protein, asupan zat besi, siklus menstruasi dengan kejadian anemia pada remaja di SMAN 1 Cikampek', Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 5(2):46–54.
World Health Organization (2023) Anaemia [online]. Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia (diakses pada 26 April 2025).
Yulivantina, E.V. (2016) ‘Hubungan Status Gizi dan Lama Menstruasi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri’ [Yogyakarta]: Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta.
Yunita, I.R., Hidayati, R.W., dan Noviani, N.E (2023) 'Hubungan status gizi, konsumsi tablet Fe, dan lama menstruasi terhadap kejadian anemia pada remaja putri', LPPM Univ Aisyiyah Yogyakarta,1:425–37.

