Korelasi Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pola Pacaran Remaja Pada Kelas XII SMA Di Samarinda
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pengetahuan kesehatan reproduksi termasuk penting, dengan adanya aktivitas seks pranikah di Indonesia terutama Kalimantan timur. Perilaku pacaran bisa dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Salah satu dari faktor external adalah pendidikan dan pemahaman. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan dari pengetahuan kesehatan reproduksi remaja terhadap pola pacaran. Metode penelitian ini adalah survei analitik deskriptif dengan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah proportionate stratified random sampling sehingga responden berjumlah 200 orang dan instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi yang cukup (43%) hingga baik (53,5%). Perilaku pacaran yang mendominasi adalah perilaku pacaran yang berisiko dengan mayoritas responden ingin atau melakukan berpegangan tangan (16,9%) dan berpelukan (17%), sedangkan minoritas ingin atau melakukan berpelukan (16,8%) dan seks pranikah (16,6%). Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan perilaku pacaran.
Kata kunci: Remaja, Pengetahuan kesehatan reproduksi, Perilaku pacaran
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

