PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia) TERHADAP JUMLAH SEL HEPATOSIT NEKROSIS PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) HIPERGLIKEMIK

  • Amadeus Michel Goein
  • dr. Sudibjo, MS., PA.(K).
  • dr. Anna Lewi Santoso, M.Si.
Keywords: Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda citrifolia), Jumlah Sel Hepatosit Nekrosis, Tikus Putih Jantan, Hiperglikemik

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstraketanol buah mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap gambaran histologijumlah sel hepatosit yang nekrosis pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus)kondisi hiperglikemik. Jenis penelitian ini adalah eksperimental murni denganmenggunakan metode Randomized Post Test Control Group Design. Sampeldari penelitian ini adalah hewan coba yang ditempatkan secara acak dansederhana (Simple Random Sampling). Perlakuan dilakukan kepada tikuskontrol normal (tanpa perlakuan), tikus kontrol diabetes (diinduksi aloksan 150mg/ kgBB), dan kontrol dosis 50, 100, dan 150 mg/kgBB. Hasil analisis datapenelitian ini menggunakan uji One Way ANOVA. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia) memilikipengaruh terhadap gambaran histologi jumlah sel hepatosit yang nekrosis.Jumlah sel hepatosit nekrosis tikus putih jantan kondisi hiperglikemik yangdiberi dosis ekstrak etanol buah mengkudu 50 mg/ kgBB/ hari adalah sebesar38.76 sel, pada jumlah sel hepatosit nekrosis tikus putih jantan kondisihiperglikemik yang diberi dosis ekstrak etanol buah mengkudu 100 mg/ kgBB/hari adalah sebesar 30.64 sel, sedangkan jumlah sel hepatosit nekrosis tikusputih jantan kondisi hiperglikemik yang diberi dosis ekstrak etanol buahmengkudu 150 mg/ kgBB/ hari adalah sebesar 21.24 sel. Ektrak buah morindaterbukti dapat menurunkan jumlah sel hepatosit yang nekrosis pada hewancoba hiperglikemik.
Published
2020-07-30