Pengaruh Agama Sebagai Identitas Sosial Terhadap Rejection Sensitivity Pada Mahasiswa Beragama Minoritas

Betari Aisyah, Jony Eko Yulianto

Abstract


Rejection Sensitivity memiliki sejarah panjang sebagai pencetus berbagai fenomena konflik antarkelompok sosial di kancah global maupun nasional. Rejection Sensitivity merupakan reaksi antisipatif yang bersifat defensif bahkan agresif ketika individu merasa identitas sosialnya ditolak oleh lingkungan. Di antara berbagai jenis identitas sosial, agama merupakan identitas sosial primer yang memiliki kekuatan sebagai identitas sekaligus sistem kepercayaan yang tidak terfalsifikasi menurut masing-masing penganutnya, sehingga sangat rentan mengalami dampak Rejection Sensitivity. Anggota identitas sosial minoritas merupakan pihak yang ditemukan lebih rentan mengalami rejection sensitivity dibandingkan mayoritas dalam konteks kontak antarkelompok. Penelitian ini melibatkan 195 mahasiswa beragama minoritas di salah satu universitas swasta di Surabaya sebagai representasi penganut Islam, Hindu, dan Buddha, serta satu universitas negeri di Malang sebagai representasi penganut Kristen dan Katolik. Berdasarkan analisis multiple hierarchichal regression, identitas sosial agama bukanlah prediktor rejection sensitivity yang signifikan. Namun, jika diinteraksikan sebagai prediktor bersama-sama dengan Kategori Bidang Studi, model regresi menjadi signifikan memprediksi Rejection Sensitivity.


Full Text:

PDF

References


Allport, G.W. (1954). The nature of prejudice. Reading, MA: Addison-Wesley.

Aron, A.P., Mashek, D.J., & Aron, E.N. (2004). Handbook of Closeness and Intimacy. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

Barlett, B. Donald Trump and Reverse Racism (2016, Februari 1). SSRN. Diunduh dari https://ssrn.com/abstract=2726413 (7 Mei 2017).

Barlow, F.K., Sibley, C.G., & Hornsey,

M.J. (2012). Rejection as a call to arms: Inter- racial hostility and support for political action as outcomes of race-based rejection in majority an minority groups. British Journal of Social Psychology, 51, 167-177. DOI: 10.1111/j.2044-8309.2011.02040.x.

Cameron, J.E. (2004). A three-factor model of social identity. Self and Identity, 3(3), 239-262.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats