Hubungan antara Regiliusitas dan Resiliensi pada Karyawan

  • Rachel Lucia Universitas Ciputra
  • Jimmy Ellya Kurniawan Universitas Ciputra

Abstract

Beberapa penelitian membuktikan bahwa religiusitas menjadi faktor protektif dalam membantu pencapaian resiliensi seseorang. Namun, terdapat penelitian yang membuktikan bahwa religiusitas tidak cukup kuat untuk membantu pencapaian resiliensi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dan resiliensi pada karyawan. Dalam penelitian ini menggunakan metode korelasional. Data diperoleh dari hasil penyebaran skala kepada 101 karyawan Universitas X Surabaya yang beragama Kristen di Universitas X Surabaya. Analisis data menggunakan Spearman-Rank. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara religiusitas dan resiliensi pada karyawan (ρ = 0,178; p-value < 0,05) yang mengacu pada critical values for pearson product-moment correlation milik Fisher & Yates (dalam Spatz, 2010).

References

Amelia, S., Asni, E., & Chairilsyah, D. (2014). Gambaran ketangguhan diri (resiliensi) pada mahasiswa tahun pertama fakultas kedokteran Universitas Riau. Jom FK , 1(2), 1-9.

Anggraini, W., & Hendriani, W. (2015). Resiliensi istri terhadap perubahan kondisi suami menjadi penyandang disabilitas fisik. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental , 4(1), 57.

Dewanti P, A., & Suprapti, V. (2014). Resiliensi remaja putri terhadap problematika pasca orang tua bercerai. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 3(3), 164-171.

Dewi, N. R., & Hendriani, W. (2014). Faktor protektif untuk mencapai resiliensi pada remaja setelah perceraian orangtua. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 3(3), 37-42.

Liwarto, I. H., & Kurniawan, A. (2015). Hubungan psycap dengan kinerja karyawan PT. X Bandung. Jurnal Manajemen, 14(2), 223-244.
Published
2019-05-23
Section
Articles