Hubungan Person Job-Fit dengan Keterlibatan Kerja pada Karyawan Generasi Milenials di Perusahaan X

  • Winny Angelica Wiweko Universitas Ciputra
  • Jimmy Ellya Kurniawan Universitas Ciputra
Keywords: Person Job Fit, Keterlibatan Kerja, generasi milenial

Abstract

Keterlibatan Kerja merupakan salah satu topik yang menarik untuk dibahas terutama di dunia kerja. Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang kurang spesifik terkait keterlibatan kerja, terutama keterlibatan kerja generasi milenial. Kepuasan kerja dan motivasi kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keterlibatan kerja. Faktor-faktor ini sebenarnya dibahas dalam Person Job Fit, yang membahas kesesuaian antara karakter pekerjaan dengan kompetensi individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan tentang penting person job fit dalam meningkatkan keterlibatan kerja pada karyawan generasi milenial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional untuk melihat hubungan antar kedua variabel dan menggunakan kuisioner sebagai alat pengambilan data. Penelitian ini berhasil mengumpulkan data sebanyak 157 responden dari perusahaan X yang bergerak di bidang perumahan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara keterlibatan kerja dengan Person Job Fit (ρ : 0,534). Jika ditinjau dari dimensi person job-fit, maka dimensi vigor dan dedication memiliki hubungan positif dengan keterlibatan kerja, sedangkan dimensi absorption tidak memiliki hubungan dengan keterlibatan kerja.

References

Abid, G., Sajjad, I., Elahi, N. S., Farooqi, S., & Nisar, A. (2018). The influence of prosocial motivation and civility on work engagement: The mediating role of thriving at work. Cogent Business & Management, 5(1), 1493712.
Akhavan., Sarraf, A. R. A., Abzari, M., Isfahani, A. N., & Fathi, S. (2017). Generational differences in job engagement: A case study of an industrial organization in Iran. Industrial and Commercial training.
Alexander, C. S., & Sysko, J. M. (2013). I'm Gen Y, I love feeling entitled, and it shows. Academy of Educational Leadership Journal, 17(4), 127.
Alfani, M., & Hadini, M. (2018). Pengaruh person job fit dan person organization fit terhadap organizational citizenship behavior dan kinerja karyawan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin. Jurnal Riset Inspirasi Manajemen Dan Kewirausahaan, 2(2), 73-85.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Arikunto, S, (2012). Prosedur penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Astuti, S. D. (2010). Model person organization fit (P-O Fit Model) terhadap kepuasan kerja, komitmen organisasional dan kinerja karyawan. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), 43 - 60.
BPS. (2016). Survei angkatan kerja nasional. Retrieved at https://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1904. Diakses pada tanggal, 18 September 2019.
Brkich, M., Jeffs, D., & Carless, S. A. (2002). A global self-report measure of person-job fit. European Journal of Psychological Assessment, 18(1), 43.
Chawla, D., Dokadia, A., & Rai, S. (2017). Multigenerational differences in career preferences, reward preferences and work engagement among Indian employees. Global Business Review, 18(1), 181-197.
Deloitte Perspective Indonesia. (2019). Generasi Milenial 4.0. Jakarta
Eldor, L., & Harpaz, I. (2016). A process model of employee engagement: The learning climate and its relationship with extra‐role performance behaviors. Journal of Organizational Behavior, 37(2), 213-235.
Fahreza, S., Kartika, L., & Sayekti, A. (2019). Analisis faktor engagement karyawan generasi milenial pada perusahaan berbasis ekonomi kreatif. Jurnal Manajemen Indonesia, 19(1), 56-70.
Fazriati, N. F., & Budiono. (2017). Pengaruh job crafting terhadap work engagement yang dimediasi oleh person job fit pada Pt. Berlian Jasa Teminal Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 5(3).
Grant, A. M., & Berry, J. W. (2011). The necessity of others is the mother of invention: Intrinsic and prosocial motivations, perspective taking, and creativity. Academy of management journal, 54(1), 73-96.
Huang, G. H., Niu, X., Lee, C., & Ashford, S. J. (2012). Differentiating cognitive and affective job insecurity: Antecedents and outcomes. Journal of Organizational Behavior, 33(6), 752-769.
Judge, T. A., & Ilies, R. (2004). Affect and job satisfaction: A study of their relationship at work and at home. Journal of applied
psychology, 89(4), 661.
Kiiru-Weatherly, P. (2017). Multigenerational workforce: Relationship between generational cohorts and employee engagement (Doctoral dissertation, Wilmington University (Delaware).
Kristof‐Brown, A. L., Zimmerman, R. D., & Johnson, E. C. (2005). Consequences of individuals'fit at work: A meta‐analysis of person– job,person–organization, person–group, and person– supervisor fit. Personnel psychology, 58(2), 281-342.
Maulidyansah, F. A. (2018). Pengaruh komitmen organisasi terhadap kepuasan kerja yang dimoderasi keterlibatan kerja pada BRI Kantor Cabang Kusuma Bangsa. BISMA (Bisnis dan Manajemen), 8(1), 64-71.
May, D. R., Gilson, R. L., & Harter, L. M. (2004). The psychological conditions of meaningfulness, safety and availability and the engagement of the human spirit at work. Journal of occupational and organizational psychology, 77(1), 11-37.
Meglino, B. M., Ravlin, E. C., & Adkins, C.
L. (1989). A work values approach to corporate culture: A field test of the value congruence process and its relationship to individual outcomes. Journal of applied psychology, 74(3), 424.
Munika, D. P. (2017). Hubungan antara psychological capital dengan keterlibatan kerja pada karyawan Bank BRI di Banda Aceh. ETD Unsyiah.
Mylonas, K., & Georgiadi, E. 2004. The person-job fit scale: Psychometric properties for three samples of greek employees. Proceeding of 7 European Conference on Psychological Assessment.
Ozag D, Duguma B. (2005). The relationship between cognitive processes ad perceived usefulness: An extension of the technology acceptance model. Working Paper. East Carolina University.
Ozag, D., & Duguma, B. (2005). The relationship between cognitive processes ad perceived usefulness: An extension of the technology acceptance model2. Working Paper. East Carolina University.
Rahmadani, G.V., & Sebayang, I.R. (2017). The influence of person-organization fitand person-job fit on work engagement among policemen in Sumatera Utara. International Journal of Management Science and Business Administration, 4(1).
Robbins, S.P., & Judge, T.A. (2013). Organizational behavior. 15th ed. New Jersey: Pearson Education.
Schaufeli, W. (2012). Work engagement: What do we know and where do we go?. Romanian Journal of Applied Psychology, 14(1), 3-10.
Schaufeli, W., & Bakker, A. (2004). UWES: Utrecht Work Engagement Scale. Preliminary Manual.
Scroggins, W. A. (2008). The relationship between employee fit perceptions, job performance, and retention: Implications of perceived fit. Employee Responsibilities and
Rights Journal, 20(1), 57-71.
Setiani, A. (2011). (ABSTRAK) Pengaruh keterlibatan kerja dan komitmen organisasi terhadap kinerja wartawan umum harian suara merdeka (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).
Sugiyono. (2012). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistiowati, S., Komari, N., & Dhamayanti, E. (2018). The effects of person-job fit on employee engagement among lecturers in higher education institutions: is there a difference between lecturers in public and private higher education institutions?. International Review of Management and Marketing, 8(3), 75.
Umam, K. (2010). Perilaku organisasi. Bandung: CV Pustaka Setia.
Widyastuti, T. (2018). Hubungan antara person job-fit dengan kepuasan kerja pada karyawan kantor pusat Bank Jateng Semarang. Empati, 7(3), 73-79.
Xanthopoulou, D., Bakker, A. B., Demerouti, E., & Schaufeli, W. B. (2007). The role of personal resources in the job demands-resources model. International journal of stress management, 14(2), 121.
Yakup, Y. (2017). Pengaruh keterlibatan kerja, budaya organisasi dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Perisai, 1(3), 93-110.
Published
2020-11-02