Pengaruh Family Ritual Vacation dan Financial Management Terhadap Wellbeing pada Orang Tua yang Memiliki Anak yang Sedang Menempuh Pendidikan

  • Vicktor Hugo Lius Universitas Ciputra
  • Ersa Lanang Sanjaya Universitas Ciputra
Keywords: Family Ritual Vacation, Financial Management, Wellbeing, Orang Tua, Pendidikan

Abstract

Pada orang tua yang memiliki anak yang menempuh pendidikan, beberapa permasalahan- permasalahan umum harus dihadapi. Permasalahan biaya dan liburan keluarga pun harus mereka hadapi seperti pengorbanan biaya akan aktivitas santai dan juga kemungkinan konflik atau permasalahan fasilitas di tempat berlibur. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri lebih jauh pengaruh family ritual vacation dan financial management terhadap wellbeing orang tua yang memiliki anak yang menempuh pendidikan. Metode yang digunakan merupakan metode kuantitatif dengan analisis regresi dan dilakukan kepada 91 subjek. Hasil dari penelitian menunjukkan pengaruh signifikan antara financial management terhadap wellbeing (p<0,05), namun tidak untuk family ritual vacation terhadap wellbeing (p=0,125). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kemampuan untuk merencanakan financial management, semakin tinggi juga wellbeing yang dimilikinya, begitu juga sebaliknya. Namun temuan ini tidak berlaku bagi family ritual vacation dimana pengaruhnya tidak signifikan.

References

Adi, S., Amawidyati, G., & Utami, M. S. (2007). Religiusitas dan psychological well‐being pada korban gempa. Jurnal Psikologi, 34(2), 164–176.
Backer, E., & Schänzel, H. (2013). Family holidays – Vacation or obli-cation ? Tourism Recreation Research, 38(2), 159–173.
Bloom, J. De, Geurts, S. A. E., & Kompier, M. A. J. (2013). Vacation (after-) effects on employee health and well-being , and the role of vacation activities , experiences and sleep. Journal of Happiness Study, 14(2), 613–633. https://doi.org/10.1007/s10902-012- 9345-3
Danna, K., & Griffin, R. W. (1999). Health and well-being in the workplace: A review and synthesis of the literature. Journal of Management, 25(3), 357–384. https://doi.org/10.1177/014920639902500305
Dhani, A. (2017, Agustus 30). Orangtua korbankan kepentingan dirinya demi pendidikan anak. Diakses 19 September 2019, dari Tirto.id:https://tirto.id/orangtua-korbankan-kepentingan-dirinya-demi-pendidikan-anak-cvmx
Durko, A. M., & Petrick, J. F. (2013). Family and relationship benefits of travel experiences : A literature review. Journal of Travel Research, 52(6), 720–730. https://doi.org/10.1177/0047287513496478
Fauziah, S. (2017, Juni 16). Saat ini liburan sudah seperti gaya hidup masyarakat. Diakses 16 September 2019, dari Brilio.net: https://www.brilio.net/jalan-jalan/94-orang-indonesia-lebih-senang-pergi-liburan-bersama-keluarga-170616q.html
Gomulia, B., Sundjaja, D. P., Oriana, F., Barlian, I., & Dewi, V. I. (2011). Pola gaya hidup dalam keuangan keluarga. Bina Ekonomi, 15(2), 16–31.
Graham, C. L., & Chattopadhyay, S. (2013). Gender and well-being around the world. International Journal of Happiness and Developement, 1(2), 212–232. https://doi.org/10.1504/IJHD.2013.055648
Heckathorn, D. D. (2010). Snowball versus respondent-driven sampling. International Journal of Approximate Reasoning, 51(6), 656–679. https://doi.org/10.1111/j.1467- 9531.2011.01244.x.SNOWBALL
Huppert, F. A. (2009). Psychological Well-being : Evidence regarding its causes and consequences. Applied Psychology: Health and Well-Being, 1(2), 137–164. https://doi.org/10.1111/j.1758-0854.2009.01008.x
Kim, J., Garman, E. T., & Sorhaindo, B. (2003). Relationships among credit counseling clients’ financial wellbeing, financial behaviors, financial stressor events, and health. Journal of Financial Counseling and Planning, 14(2), 75–87.
Kuhnel, J., & Sonnentag, S. (2011). How long do you benefit from vacation? a closer look at the fade-out of vacation effects. Journal of Organizational Behavior, 32(1), 125–143.
Lumley, T., Diehr, P., Emerson, S., & Chen, L. (2002). The importance of the normality assumption in large public health data sets. Annual review of public health, 23(1), 151-169.
Martono, N. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder Edisi Revisi. Purwokerto: Rajawali Press.
Olson, D. H., DeFrain, J., & Skogrand, L. (2011). Marriage and Families Intimacy, Diversity, and Strengths (ed. 7). New York: McGraw-Hill.
Pujihastuti, I. (2010). Prinsip Penulisan Kuesioner Penelitian. Jurnal Agribisnis Dan Pengembangan Wilayah, 2(1), 43–56.
Refera, M. K., & Kolech, A. G. (2015). Personal financial management capability among employees in Jimma Town, Southwest Ethiopia: A pilot study. European Journal of Contemporary Economics and Management, 2(2), 29–53.
Siaputra, I. B., & Natalya, L. (2016). Teori dan praktik cara asyik belajar pengukuran psikologis. Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Surabaya.
Simone, S. De. (2014). Conceptualizing wellbeing in the workplace. International Journal of Business and Social Science, 5(12), 118–122.
Susanti, E. (2017). Korelasi tingkat pendidikan orang tua dan pola asuh terhadap kemandirian anak dalam keluarga. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 7(1), 13–23.
Thi, N., Mien, N., & Thao, T. P. (2015). Factors affecting personal financial management behaviors: evidence from Vietnam. In Proceedings of the Second Asia-Pacific Conference on Global Business, Economics, Finance and Social Sciences (AP15Vietnam Conference) (pp. 10–12).
Wood, A. M., Froh, J. J., & Geraghty, A. W. A. (2010). Gratitude and well-being : A review and theoretical integration. Clinical Psychology Review, 30(7), 890–905. https://doi.org/10.1016/j.cpr.2010.03.005
Yoon, Y. (2014). The role of family routines and rituals in the psychological well being of emerging adults. Master Theses 1911, 965, 1–90.
Yuliawati, L., Christy, L. M., Layliya, N., Thenarianto, & Salim, I. R. (2019). Pertolongan Pertama Pada Waktu Kuantitatif (P3K) Panduan Praktis Menggunakan Software JASP. Surabaya: Universitas Ciputra
Published
2020-11-02