Pengaruh antara Extraversion dan Agreeableness terhadap Depresi pada Mahasiswa yang Sedang Menempuh Tugas Akhir

  • Roro Grace Universitas Ciputra
  • Stefani Virlia Universitas Ciputra
Keywords: extraversion, agreeableness, depresi

Abstract

Depresi pada mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh universitas. Depresi berdampak pada perubahan secara kompleks dalam perasaan, kognisi dan perilaku seseorang. Perubahan tersebut disebabkan oleh karakter kepribadian seseorang dalam menghadapi perasaan tertekan hingga memicu bunuh diri. Karakter kepribadian masyarakat Indonesia lekat dengan budaya kolektivis, sehingga extraversion dan agreeableness yang merupakan dua dimensi Big Five Inventory tentang kemampuan berelasi dipilih. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel secara acak pada mahasiswa yang memiliki kriteria sebagai mahasiswa yang sedang menempuh tugas akhir (N = 121). Data diambil menggunakan kuesioner online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Extraversion mempengaruhi depresi, sedangkan Agreeableness tidak mempengaruhi depresi.

References

Allport, G. W. (1937). Personality: A psychological interpretation.
Beck, A. T., Steer, R. A., Ball, R., & Ranieri, W. F. (1996). Comparison of Beck Depression Inventories-IA and-II in psychiatric outpatients. Journal of personality assessment, 67(3), 588-597.
Beck., A. T., Alford, B.A., (2009). Depression: causes and treatments (2nd ed.) Philadelphia: University of Pennsylvania.
Cloninger, S. (2009). Conceptual issues in personality theory. The Cambridge Handbook of Personality Psychology, 4, 3– 26.
Connolly, J. J., & Viswesvaran, C. (2000). The role of affectivity in job satisfaction: A meta-analysis. Personality and individual difference, 29(2), 265-281.
Costa Jr, P. T., & McCrae, R. R. (1992). Reply to Eysenck. Personality and individual difference, 13(8), 861-865.
Goldberg, L. R. (1990). An alternative “description of personality”: the big-five factor structure. Journal of personality and social psychology, 59(6). 1216.
John, O. P., & Srivastava, S. (1999). The Big-Five trait taxonomy: History, measurement, and theoretical perspectives. In L. A.
Pervin & O. P. John (Eds.), Handbook of personality: Theory and research (Vol. 2, pp. 102–138). New York: Guilford Press.
Kuntjoro, Z. S. (2002). Dukungan sosial pada lansia. Diperoleh dari http://www. epsikologi. com/epsi/artikel.
Lozano, B. E., & Johnson, S. L. (2001). Can personality traits predict increases in manic and depressive symptoms?. Journal of affective disorders, 63(1-3), 103-111.
Pudjianto, H. (1999). HAM (Kajian Filosofis Implementasinya Dalam Hukum Pidana di Indonesia). Universitas Atmajaya Yogyakarta.
Sadewo, J. (2019, January 9). Skripsi Berujung Depresi. Retrieved from https://www.republika.co.id/berita/kolom/fokus/19/01/09/pl1hpy318-skripsi berujung-depresi.
Sihombing, J. (2009). Hukum penanaman modal di Indonesia. Alumni.
Wells, I. E. (2014). Psychological well being. Nova Science Publisher, Incoporated.
Published
2020-11-02