PENERAPAN TEKNIK APLIKASI PAYET DALAM PEMBUATAN KEBAYA KUTU BARU BERTEMA MYSTICAL ORCHID
Main Article Content
Abstract
Kebaya kutu baru merupakan salah satu busana tradisional Indonesia yang terus berkembang dalam desain dan teknik dekoratif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan kebaya kutu baru dengan penerapan teknik aplikasi payet bertema Mystical Orchid. Tema ini terinspirasi dari bunga anggrek Blue Lady, yang memiliki warna ungu kebiruan dengan kesan elegan dan mistis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Double Diamond, yang terdiri dari empat tahap: discover, Define, Develop, dan Delivery. Tahapan ini diawali dengan eksplorasi inspirasi desain, pemilihan material, pembuatan pola, serta penerapan teknik penerapan payet yang tepat sesuai dengan konsep yang telah dirancang. Payet diaplikasikan secara manual pada beberapa area kebaya, seperti tepi kebaya, lengan, dan bagian depan,menciptakan kesan harmonis dan elegan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik aplikasi payet mampu meningkatkan daya tarik kebaya, memberikan efek mewah, serta tetap mempertahankan elemen klasik kebaya kutu baru. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi referensi dalam penerapan teknik penerapan payet pada kebaya
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Amalia, N., & Wahyuningsih, U. (2021). Penerapan Hiasan Motif Daun Kelapa dengan Menggunakan Teknik Bordir dan Payet pada Busana Pengantin. BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 2(1), 1–8. DOI: 10.26740/baju.v2n1.p1-8
Antoinette M, Angelina, Saffira M. (2024) “The Integration of the Modern Kebaya with Gothic Aesthetics in a Womenswear Collection as an Embodiment of Women's Empowerment” in The 1st International Conference on Creative Design, Business and Society (1st ICCDBS) 2023, KnE Social Sciences, pages377-391
Damayanti, S. (2017). Kebaya: Identitas Budaya dan Transformasi dalam Mode Kontemporer.Bandung: Institut Seni Indonesia Press.
Farhan, M. (2022). Perancangan prototipe aplikasi antrian berbasis mobile menggunakan metode Double Diamond. Universitas Islam Indonesia
Fitria., & Hidayati, L. (2022). Penerapan Payet Tabur pada Kebaya Kutu Baru di Butik Maya Raisa Kebaya dan Make Up Surabaya. Jurnal Penelitian Busana dan Desain, 4(1), 37-46.
Hartanto K, 2023) Kebaya Encim Dahulu danKini: Proses Akulturasi Budaya Peranakan Tionghoa di Indonesia
Indarti 2020. “Metode Proses Desain Dalam Penciptaan Produk Fashion Dan Tekstil.” BAJU: Journal of Fashion & Textile Design Unesa 1(2): 128–37.
Ledbury, J. 2018. Design and Product Development in High-Performance Apparel. High-Performance Apparel: Materials, Development, and Applications. Elsevier Ltd.
Nagata, T., & Sunarya, Y. Y. (2021). Perkembangan kebaya kontemporer sebagai transformasi budaya. Jurnal Seni Rupa dan Rekayasa, 7(2), 45–54.
Robiha, A., & Wahyuningsih, U. (2023). Hemisveric sebagai Sumber Ide Penciptaan Busana Pesta. BAJU: JournalofFashion&TextileDesignUnesa, 59-66
Rosmala, Dewi; Pamela; Fitriana; Mukhirah; (2020) Aplikasi Payet Sebagai Hiasan Pada Modifikasi Busana pengantin Wanita Aceh, Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 15.1
Sari, A., & Putri, M. (2021). "Teknik Payet dalam Busana Tradisional Indonesia: Analisis Estetika dan Fungsional." Jurnal Seni dan Desain, 16(2), 45-60.
Smith, J., & Taylor, K. (2017). The Symbolism of Orchids in Art and Fashion. London: Bloomsbury Publishing.
Stephanie, T. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan kebaya. Jurnal Online Tata Busana, 10(01), 184–191.
Suryaningsih, R., & Wijayanti, D. (2020). Kebaya as traditional Indonesian attire. Journal of Indonesian Social Sciences and Humanities, 10(2), 155
Trismaya N. (2018) Kebaya dan Perempuan: Sebuah Narasi Tentang Identitas Jurnal Seni Rupa Warna.6(2).
Trismaya, N. (2018). Kebaya Dan Perempuan: Sebuah Narasi Tentang Identitas. JSRW (Jurnal Seni Rupa Warna), 6(2), 151-159.

