Strategi Pemanfaatan Lahan Marginal untuk Budidaya Herbal

Main Article Content

Stephanus Evert Indrawan
Margareth Sunjoto

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan marginal di Dusun Karangjati, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Jawa Timur. Melalui budidaya tanaman herbal, kegiatan ini dirancang sebagai strategi pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus penguatan identitas kawasan. Fokus utama program ini adalah mengatasi rendahnya pemanfaatan lahan kurang produktif dan minimnya literasi masyarakat mengenai potensi tanaman herbal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan lintas disiplin yang meliputi survei lapangan, pelatihan budidaya, pembangunan fasilitas edukatif berupa Herbal Pod, serta pemasangan media informasi interaktif berbasis teknologi Smart Scan Label. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada efektivitas pemanfaatan lahan serta partisipasi aktif masyarakat. Terwujudnya fasilitas edukatif tersebut berhasil memperkuat citra Dusun Karangjati sebagai pusat tanaman herbal. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan lahan marginal dapat diintegrasikan secara efektif dengan pendekatan arsitektural dan teknologi tepat guna untuk menciptakan dampak sosial serta lingkungan yang berkelanjutan.

Article Details

How to Cite
Indrawan, S. E., & Sunjoto, M. (2026). Strategi Pemanfaatan Lahan Marginal untuk Budidaya Herbal. Journal Community Service Consortium, 6(1), 37–46. https://doi.org/10.37715/consortium.v6i1.6084
Section
Articles

References

Ahmadzai, H., Tutundjian, S., & Elouafi, I. (2021). Policies for sustainable agriculture and livelihood in marginal lands: A review. Sustainability, 13(16), 8692. https://doi.org/10.3390/su13168692

Dini, A. Y. R., Rohaeni, E., Mahendra, N. P., & Nopita, D. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam penanaman TOGA sebagai upaya sehat dengan herbal asli Indonesia. Health Care: Journal of Community Service, 2(1), 45–49. https://doi.org/10.62354/healthcare.v2i1.11

Ekor, M. (2014). The growing use of herbal medicines: Issues relating to adverse reactions and challenges in monitoring safety. Frontiers in Pharmacology, 4, 177. https://doi.org/10.3389/fphar.2013.00177

Giurea, D., Gherheș, V., & Coman, C. (2025). Small scale–big impact: Temporary small-scale architecture as a catalyst for community-driven development of green urban spaces. Sustainability, 17(16), 7220. https://doi.org/10.3390/su17167220

Gutai, M., & Palaiologou, G. (2021). Pavilions in architecture studio—Assessment of design-build approach in architecture education. Architecture, 1(1), 38–55. https://doi.org/10.3390/architecture1010005

Herlambang, H., Sakdiyah, H., Ruswana, A., Pratama, P., Widya, A., Nurhalimah, S., Andika, Takwin, A., & Langouran, A. (2022). Pemanfaatan lahan non produktif untuk tanaman obat keluarga di Desa Teluk Bayur, Kabupaten Berau. ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 1(2), 6-11. https://doi.org/10.32522/abdiku.v1i2.339

Ilgın, H. E. (2021). Space efficiency in contemporary supertall residential buildings. Architecture, 1(1), 25–37. https://doi.org/10.3390/architecture1010004

Indrawan, S. E., Anggraini, L. D., & Iswanto, R. (2022). Structure system for flood disaster emergency shelter on peatlands with a parametric approach. Eduvest: Journal of Universal Studies, 2(11), 2307–2315. https://doi.org/10.59188/eduvest.v2i11.645

Indrawan, S. E., & Purwanto, L. M. F. (2021). Digital fabrication as a learning media for lightweight structure with case study of shell structure. MODUL, 21(2), 126–133. https://doi.org/10.14710/mdl.21.2.2021.126-133

Indrawan, S. E., Purwanto, L. M. F., Hermawan, H., Ch'ng, M. (2025). Adaptive structural models for post-flood housing construction on South Kalimantan's peatland. Civil Engineering and Architecture, 13(4), 3129-3143. https://doi.org/10.13189/cea.2025.130421

Indrawan, S. E., Purwoko, G. H., & Utomo, T. N. P. (2020). The use of minimal surface principles and multiplex joinery system for designing post-disaster construction systems. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 5(3), 347–358. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i3.488

Maulana, A., Khawirian, W., & Arditi, N. M. (2020). Strategi pembangunan desa melalui pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sumberketempa Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(1), 14–21. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v1i1.3698

Onyekwelu, B., Alo, G. O., Echefu, F. K., Aderele, M., Adetula, I. O., & Onyekwelu, J. C. (2023). Development of a QR code system for tree species identification. International Journal of Web Research, 6(1), 59–67. https://doi.org/10.22133/ijwr.2023.411727.1174

Pambudi, D. I., & Erlangga, R. Y. (2018). Pemanfaatan lahan kosong sebagai tanaman obat keluarga warga Prancak Dukuh Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 347–352. https://doi.org/10.12928/jp.v2i2.462

Prayitno, G., & Subagiyo, A. (2018). Membangun desa (Merencanakan desa dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan). Universitas Brawijaya Press.

Prestes, R. D. F. R., Cordeiro, P. H. F., Periotto, F., & Baron, D. (2020). QR code technology in a sensory garden as a study tool. Ornamental Horticulture, 26(2), 220–224. https://doi.org/10.1590/2447-536X.v26i2.2114

Similar Articles

<< < 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.