Strategi Pemanfaatan Lahan Marginal untuk Budidaya Herbal
Main Article Content
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan marginal di Dusun Karangjati, Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Jawa Timur. Melalui budidaya tanaman herbal, kegiatan ini dirancang sebagai strategi pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus penguatan identitas kawasan. Fokus utama program ini adalah mengatasi rendahnya pemanfaatan lahan kurang produktif dan minimnya literasi masyarakat mengenai potensi tanaman herbal. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan lintas disiplin yang meliputi survei lapangan, pelatihan budidaya, pembangunan fasilitas edukatif berupa Herbal Pod, serta pemasangan media informasi interaktif berbasis teknologi Smart Scan Label. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada efektivitas pemanfaatan lahan serta partisipasi aktif masyarakat. Terwujudnya fasilitas edukatif tersebut berhasil memperkuat citra Dusun Karangjati sebagai pusat tanaman herbal. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan lahan marginal dapat diintegrasikan secara efektif dengan pendekatan arsitektural dan teknologi tepat guna untuk menciptakan dampak sosial serta lingkungan yang berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Ahmadzai, H., Tutundjian, S., & Elouafi, I. (2021). Policies for sustainable agriculture and livelihood in marginal lands: A review. Sustainability, 13(16), 8692. https://doi.org/10.3390/su13168692
Dini, A. Y. R., Rohaeni, E., Mahendra, N. P., & Nopita, D. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam penanaman TOGA sebagai upaya sehat dengan herbal asli Indonesia. Health Care: Journal of Community Service, 2(1), 45–49. https://doi.org/10.62354/healthcare.v2i1.11
Ekor, M. (2014). The growing use of herbal medicines: Issues relating to adverse reactions and challenges in monitoring safety. Frontiers in Pharmacology, 4, 177. https://doi.org/10.3389/fphar.2013.00177
Giurea, D., Gherheș, V., & Coman, C. (2025). Small scale–big impact: Temporary small-scale architecture as a catalyst for community-driven development of green urban spaces. Sustainability, 17(16), 7220. https://doi.org/10.3390/su17167220
Gutai, M., & Palaiologou, G. (2021). Pavilions in architecture studio—Assessment of design-build approach in architecture education. Architecture, 1(1), 38–55. https://doi.org/10.3390/architecture1010005
Herlambang, H., Sakdiyah, H., Ruswana, A., Pratama, P., Widya, A., Nurhalimah, S., Andika, Takwin, A., & Langouran, A. (2022). Pemanfaatan lahan non produktif untuk tanaman obat keluarga di Desa Teluk Bayur, Kabupaten Berau. ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 1(2), 6-11. https://doi.org/10.32522/abdiku.v1i2.339
Ilgın, H. E. (2021). Space efficiency in contemporary supertall residential buildings. Architecture, 1(1), 25–37. https://doi.org/10.3390/architecture1010004
Indrawan, S. E., Anggraini, L. D., & Iswanto, R. (2022). Structure system for flood disaster emergency shelter on peatlands with a parametric approach. Eduvest: Journal of Universal Studies, 2(11), 2307–2315. https://doi.org/10.59188/eduvest.v2i11.645
Indrawan, S. E., & Purwanto, L. M. F. (2021). Digital fabrication as a learning media for lightweight structure with case study of shell structure. MODUL, 21(2), 126–133. https://doi.org/10.14710/mdl.21.2.2021.126-133
Indrawan, S. E., Purwanto, L. M. F., Hermawan, H., Ch'ng, M. (2025). Adaptive structural models for post-flood housing construction on South Kalimantan's peatland. Civil Engineering and Architecture, 13(4), 3129-3143. https://doi.org/10.13189/cea.2025.130421
Indrawan, S. E., Purwoko, G. H., & Utomo, T. N. P. (2020). The use of minimal surface principles and multiplex joinery system for designing post-disaster construction systems. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 5(3), 347–358. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i3.488
Maulana, A., Khawirian, W., & Arditi, N. M. (2020). Strategi pembangunan desa melalui pemanfaatan lahan kosong untuk penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Sumberketempa Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata, 1(1), 14–21. https://doi.org/10.32528/jiwakerta.v1i1.3698
Onyekwelu, B., Alo, G. O., Echefu, F. K., Aderele, M., Adetula, I. O., & Onyekwelu, J. C. (2023). Development of a QR code system for tree species identification. International Journal of Web Research, 6(1), 59–67. https://doi.org/10.22133/ijwr.2023.411727.1174
Pambudi, D. I., & Erlangga, R. Y. (2018). Pemanfaatan lahan kosong sebagai tanaman obat keluarga warga Prancak Dukuh Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 347–352. https://doi.org/10.12928/jp.v2i2.462
Prayitno, G., & Subagiyo, A. (2018). Membangun desa (Merencanakan desa dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan). Universitas Brawijaya Press.
Prestes, R. D. F. R., Cordeiro, P. H. F., Periotto, F., & Baron, D. (2020). QR code technology in a sensory garden as a study tool. Ornamental Horticulture, 26(2), 220–224. https://doi.org/10.1590/2447-536X.v26i2.2114

