Pola Pengelolaan Kas bagi Pelaku UKM Berdasarkan Orientasi Entrepreneurial

  • Zarah Puspitaningtyas

Abstract

Industri kecil dan menengah (UKM) telah tumbuh dan berkembang pesat dari waktu ke waktu. Namun demikian, beberapa pelaku UKM mengabaikan penerapan akuntansi dengan mengelola kas tidak berdasarkan standar akuntansi keuangan. Tanpa penerapan akuntansi yang efektif, pengambilan keputusan bisnis tidak berdasarkan informasi akuntansi. Hal ini pada gilirannya mengganggu kontinuitas bisnis. Fokus penelitian ini adalah mengeksplorasi perilaku pelaku UKM dalam pemanfaatan akuntansi, khususnya pola pengelolaan kas, sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis. Pengambilan keputusan bisnis berbasis akuntansi pada dasarnya merupakan perwujudan orientasi entrepreneurial, yaitu risk-taking. Desain penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini terdiri atas enam pelaku bisnis “batik dan bordir”. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1994). Melalui penelitian ini berhasil ditemukan persepsi mengenai penerapan pencatatan akuntansi, proses penerapan pengelolaan kas, dan pengambilan keputusan bisnis.

References

Astuti, D.S.P. 2010. Perlunya Penerapan Sistem
Akuntansi pada Usaha Kecil Menengah.
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan, 10
(2): 152–163.
Boso, N., Story, V.M. & Cadogan, J.W. 2013.
Entrepreneurial Orientation, Market Orientation,
Network Ties, and Performance:
Study of Entrepreneurial Firms in a Developing
Economy. Journal of Business Venturing,
28 (6): 708–727.
Ediraras, D.T. 2010. Akuntansi dan Kinerja
UKM. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 15
(2): 152–158.
Ikatan Akuntan Indonesia. 2013. Standar Akuntansi
Keuangan: Entitas Tanpa Akuntabilitas
Publik. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi
Keuangan.
Published
2019-02-26
Section
Articles