PAID PROMOTE SEBAGAI MEDIA PROMOSI PRODUK DELICY DALAM MENINGKATKAN KONSUMEN POTENSIAL

Nanda Putri Arifah1, Carolina Novi Mustikarini

Abstract


Tren yang sedang muncul saat ini seiring perkembangan bidang teknologi dan informasi adalah maraknya pemasaran secara elektronik (electronic marketing). Melalui internet, perusahaan dapat membangun sebuah media dalam menyediakan layanan informasi, promosi dan fungsi penjualan. Media merupakan sarana yang memudahkan penyebaran informasi. Perusahaan besar maupun menengah pada praktiknya memanfaatkan sebagian besar media sebagai entitas bisnis dan menjadikan sebagai satu alat untuk berkompetisi. Media menjadi elemen penting dalam penciptaan komunikasi pemasaran modern. Delicy juga menggunakan memanfaatkan media dalam bersaing. Delicy menggunakan online advertising paid promote sebagai media promosi. Produk yang ditawarkan Delicy yaitu olahan sayur berupa nugget. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paid promote sebagi media promosi produk Delicy dalam meningkatkan konsumen potensial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah buzzer penyedia jasa paid promote, dan pelaku bisnis yang menggunakan paid promote¸ serta konsumen paid promote. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan paid promote pada produk Delicy merupakan kegiatan yang paling optimal untuk mempromosikan produk Delicy, dan meningkatkan konsumen potensial. Peran paid promote juga dapat membantu meningkatkan angka penjualan pada produk Delicy. Paid promote dapat mengenalkan produk Delicy pada masyarakat luas.

Full Text:

PDF

References


Ahmadi, Candra dan Hermawan, Dadang. (2013). E-business & E-Marketing. Yogyakarta: CV. Andi Offset.

Alfiansyah, R., & Listiani, E. (2016). Paid Promote Sebagai Media Promosi. Prosiding Manajemen Komunikasi, 157-162.

Bungin, B. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Chen, J., Xu, H., & Whinston, A. (2011). Moderated Online Communities And Quality Of User-Generated Content. Journal of Management Information Systems, 237-268.

Fitria, E. M. (2015). Dampak Online Shop Di Instagram Dalam Perubahan Gaya Hidup Konsumtif Perempuan Sophaholic Di Samarinda.

Ghony, M. (2012). Metodology Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Herdiansyah, H. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Marketing Management (13th ed.). New Jersey: Pearson Prentice Hall.

R, H., Roh, A., & Crittenden, V. (2011). We're All Connected: The Power Of The Social Media Ecosystem. Business Horizons, 265-273.

Situmorang, J. R. (2012). Pemanfaatan Internet Sebagai New Media Dalam Bidang Politik, Bisnis, Pendidikan. Jurnal Administrasi Bisnis, 73-87.

Strauss, J., & Frost, R. (2012). E-Marketing Edisi Internasional Ke 6. London: Pearson.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan ke-17. Bandung: Alfabeta.

Syaukat, R., & Imanjaya, E. (2011). Tweet Berbayar: Bagaimana Word-Of-Mouth Bekerja Dalam Media Baru.

Wahana, A., Suyanto, M., & Amborowati, A. (2014). Analisis Penerapan Social Media Sebagai Strategi Bisnis Oleh Pelaku Bisnis Online. Jurnal Sisfotenika, 85-174.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


The Journal is published by The Institute of Research & Community Outreach - Ciputra University.

©All right reserved 2016. Jurnal PERFORMA, ISSN:2527-4635