ANALISIS PERBEDAAN METODE PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DAN ACTIVE LEARNING MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS CIPUTRA

indonesia

  • Sherley Gunawan UNIVERSITAS CIPUTRA
  • Eko Budi Santoso UNIVERSITAS CIPUTRA
  • Stanislaus Adnanto Mastan UNIVERSITAS CIPUTRA

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan metode pembelajaran konvensional dan active learning pada mahasiswa akuntansi Universitas Ciputra angkatan 2018. Penelitian ini menggunakan strategi ceramah pada kelas kontrol dan strategi reading guide dan think group share pada kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian berupa quasi eksperimen dengan model posttest control group design, sehingga hanya melihat nilai akhir dari kedua kelas. Model penelitian ini yaitu dengan membagi responden menjadi dua kelas, 20 mahasiswa pada kelas kontrol dan 20 mahasiswa pada kelas eksperimen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dihasilkan dari nilai posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang berupa kuesioner dengan 10 soal pilihan ganda. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji beda T-Test sampel bebas untuk dapat melihat perbedaan metode pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional dan active learning. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan dalam metode pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional berupa ceramah dan active learning berupa reading guide dan think group share dengan nilai rata-rata 82,50 untuk kelas eksperimen dan 62,50 untuk kelas kontrol, sedangkan nilai signifikasi sebesar 0,003 < 0,05 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak.

Author Biography

Sherley Gunawan, UNIVERSITAS CIPUTRA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan metode pembelajaran konvensional dan active learning pada mahasiswa akuntansi Universitas Ciputra angkatan 2018. Penelitian ini menggunakan strategi ceramah pada kelas kontrol dan strategi reading guide dan think group share pada kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian berupa quasi eksperimen dengan model posttest control group design, sehingga hanya melihat nilai akhir dari kedua kelas. Model penelitian ini yaitu dengan membagi responden menjadi dua kelas, 20 mahasiswa pada kelas kontrol dan 20 mahasiswa pada kelas eksperimen. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dihasilkan dari nilai posttest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen yang berupa kuesioner dengan 10 soal pilihan ganda. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji beda T-Test sampel bebas untuk dapat melihat perbedaan metode pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional dan active learning. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan dalam metode pembelajaran menggunakan metode pembelajaran konvensional berupa ceramah dan active learning berupa reading guide dan think group share dengan nilai rata-rata 82,50 untuk kelas eksperimen dan 62,50 untuk kelas kontrol, sedangkan nilai signifikasi sebesar 0,003 < 0,05 sehingga H1 diterima dan H0 ditolak.
Published
2020-03-04
Section
Articles