Analisis Persediaan Stok Barang Semen Menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point di TB Mulia Jaya

Main Article Content

Nicho Wijaya Susanto

Abstract

Having the optimal number of stock goods is important think for company that sells products, because can minimize cost that emerges as a result of storing and ordering goods. The purpose of this research is to analyze the optimal number of order with the aim of minimizing the total cost of storage cost and ordering cost. This research is done at Mulia Jaya Building Store. The optimal number of order is done by analyzing the economic order quantity (EOQ) and reorder point (ROP), by calculating EOQ and ROP, therefore the company can determine how many items tha have to be ordered for each order and when the order has to be done. This research is quantitative research with descriptive approach. The result of this research showes that the re-ordering of Singa Merah cement products is done with the stock number in the warehouse achieves 145 sacks, and 74 sacks for Gresik cement products and 224 sacks for Bosowa cement products. For each time order, Singa Merah cement product is 201.4 sacks, 179.38 saks for Gresik cement products and 190.2 sacks per order.


Keyword: economic order quantity, reorder point, safety stock, cement


Memiliki jumlah stok barang yang optimal merupakan hal penting bagi perusahaan yang menjual produk, karena dapat meminimalisir biaya yang timbul akibat penyimpanan dan pemesanan barang. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti jumlah pemesanan yang optimal dengan tujuan meminimalisir total biaya dari biaya penyimpanan dan biaya pemesanan. Penelitian ini dilakukan pada Toko Bangunan Mulia Jaya. Jumlah pemesanan yang optimal dilakukan dengan cara menganalisa economic order quantity (EOQ) dan reorder point (ROP), dengan menghitung EOQ dan ROP, maka perusahaan dapat menentukan berapa jumlah barang yang harus dipesan setiap pemesanan dan kapan pemesanan harus dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemesanan kembali produk semen Singa Merah dilakukan jumlah stok digudang mencapai 145 sak, dan 74 sak untuk produk semen Gresik dan 224 sak untuk produk semen Bosowa. Untuk setiap kali pesan produk semen singa merah adalah sebanyak 201,4 sak, 179,38 sak untuk produk semen Gresik dan 190,2 sak sekali pesan.


Kata kunci: kuantitas pesanan ekonomis, titik pemesanan ulang, persediaan pengaman, semen

Article Details

How to Cite
Susanto, N. W. (2025). Analisis Persediaan Stok Barang Semen Menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dan Reorder Point di TB Mulia Jaya. Jurnal Performa: Jurnal Manajemen Dan Start-up Bisnis, 10(2), 456–464. https://doi.org/10.37715/performa.v10i2.3007
Section
Articles