Pemberdayaan Kelompok Disabilitas SaMaDa melalui Penguatan Kapasitas Produksi dan Digitalisasi Usaha
Main Article Content
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok disabilitas SaMaDa di Semolowaru, Surabaya, melalui penguatan produksi dan digitalisasi usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas (participatory approach) dengan tahapan: (1) identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelatihan teknis produksi berbasis praktik langsung, (3) penyediaan sarana produksi, (4) pelatihan pencatatan keuangan sederhana, (5) pelatihan branding dan digital marketing, serta (6) pendampingan dan evaluasi berkala melalui observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan mitra mampu memproduksi tiga varian saus dengan standar higienis, melakukan pencatatan keuangan sederhana, serta memasarkan produk melalui media sosial. Program ini juga menghasilkan pembentukan kelompok usaha bersama yang memperkuat kemandirian ekonomi. Intervensi yang dilakukan terbukti meningkatkan kapasitas produksi, manajerial, dan akses pasar sehingga membuka peluang keberlanjutan usaha secara lokal maupun digital.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Bendig, D., Kleine-Stegemann, L., Mazur, M., & Zapkau, F. B. (2024). A multi-level analysis of the relationship between formal institutions and ambitious entrepreneurship: The moderating role of economic development. International Business Review, 33(5), Artikel 102303. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2024.102303
Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology, London. https://doi.org/10.3362/9781780440453.000
Haryono, C. G. (2023). Digital public relations: Pemanfaatan big data, SEO, CSR, dan komunikasi krisis dalam kegiatan public relations di era digital. Jakarta: Kencana.
Kemenko PMK. (2023). Pemerintah penuhi hak penyandang disabilitas di Indonesia. Kemenko PMK. https://www.kemenkopmk.go.id/
Lianardo, S., Sartika, K. D., Prasetyawati, Y. R., & Cahyadi, R. A. (2022). Pendampingan digital marketing untuk pemberdayaan UMKM. Journal of Servite, 4(2), 104–111. https://doi.org/10.37535/102004220223
Lindsay, S., Fuentes, K., Tomas, V., & Hsu, S. (2023). Ableism and workplace discrimination among youth and young adults with disabilities: A systematic review. Journal of Occupational Rehabilitation, 33, 20–36. https://doi.org/10.1007/s10926-022-10049-4
Maszudi, E., Hapid, H., & Haedar, H. (2023). Strategi digital marketing untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia. Prima Ekonomika, 14(1), 1-23. https://doi.org/10.37330/prima.v14i1.155
Morioka, S. N., Bolis, I., Evans, S., & Carvalho, M. M. (2017). Transforming sustainability challenges into competitive advantage: Multiple case studies kaleidoscope converging into sustainable business models. Journal of Cleaner Production, 167, 722–732. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.08.118
Nambisan, S., Wright, M., & Feldman, M. (2019). The digital transformation of innovation and entrepreneurship: Progress, challenges and key themes. Research Policy, 48(8), Artikel 103773. https://doi.org/10.1016/j.respol.2019.03.018
Nuryanto, U. W. A., Muharomah, D. R., Bahar, R. N. A., Basrowi, B., & Mutiah, E. (2024). Pemberdayaan difabel dalam wirausaha melalui model LSM untuk daya saing inklusif. GUYUB: Journal of Community Engagement, 5(4), 1221–1243. https://doi.org/10.33650/guyub.v5i4.9266
OECD. (2022). Disability, work and inclusion: Mainstreaming in all policies and practices. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1eaa5e9c-en
OECD. (2023). The missing entrepreneurs 2023: Policies for inclusive entrepreneurship and self employment. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/230efc78-en
Stephan, U., Rauch, A., & Hatak, I. (2023). Happy entrepreneurs? Everywhere? A meta-analysis of entrepreneurship and wellbeing. Entrepreneurship: Theory and Practice, 47(2), 553–593. https://doi.org/10.1177/10422587211072799
Utami, N., & Sitorus, O. F. (2024). Transformasi digital usaha mikro mendukung ekonomi digital. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Kewirausahaan), 8(3), 1119–1126. https://doi.org/10.29408/jpek.v8i3.25796
World Bank Group. (2022). Disability inclusion and accountability framework. World Bank. https://www.worldbank.org/

