Pemberdayaan Kelompok Disabilitas SaMaDa melalui Penguatan Kapasitas Produksi dan Digitalisasi Usaha

Main Article Content

Ismojo Herdono
Otje Wibowo
Vivian Erlinda Kusuma
Cealsy Fanza
Monica Amelia Sunlaydi
Catherine Eugene Martono

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas ekonomi kelompok disabilitas SaMaDa di Semolowaru, Surabaya, melalui penguatan produksi dan digitalisasi usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas (participatory approach) dengan tahapan: (1) identifikasi kebutuhan mitra, (2) pelatihan teknis produksi berbasis praktik langsung, (3) penyediaan sarana produksi, (4) pelatihan pencatatan keuangan sederhana, (5) pelatihan branding dan digital marketing, serta (6) pendampingan dan evaluasi berkala melalui observasi dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan mitra mampu memproduksi tiga varian saus dengan standar higienis, melakukan pencatatan keuangan sederhana, serta memasarkan produk melalui media sosial. Program ini juga menghasilkan pembentukan kelompok usaha bersama yang memperkuat kemandirian ekonomi. Intervensi yang dilakukan terbukti meningkatkan kapasitas produksi, manajerial, dan akses pasar sehingga membuka peluang keberlanjutan usaha secara lokal maupun digital.

Article Details

How to Cite
Herdono, I., Wibowo, O., Kusuma , V. E., Fanza, C., Sunlaydi, M. A., & Martono, C. E. (2026). Pemberdayaan Kelompok Disabilitas SaMaDa melalui Penguatan Kapasitas Produksi dan Digitalisasi Usaha. Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM), 8(1), 41–50. https://doi.org/10.37715/leecom.v8i1.5931
Section
Articles

References

Bendig, D., Kleine-Stegemann, L., Mazur, M., & Zapkau, F. B. (2024). A multi-level analysis of the relationship between formal institutions and ambitious entrepreneurship: The moderating role of economic development. International Business Review, 33(5), Artikel 102303. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2024.102303

Chambers, R. (1997). Whose reality counts? Putting the first last. Intermediate Technology, London. https://doi.org/10.3362/9781780440453.000

Haryono, C. G. (2023). Digital public relations: Pemanfaatan big data, SEO, CSR, dan komunikasi krisis dalam kegiatan public relations di era digital. Jakarta: Kencana.

Kemenko PMK. (2023). Pemerintah penuhi hak penyandang disabilitas di Indonesia. Kemenko PMK. https://www.kemenkopmk.go.id/

Lianardo, S., Sartika, K. D., Prasetyawati, Y. R., & Cahyadi, R. A. (2022). Pendampingan digital marketing untuk pemberdayaan UMKM. Journal of Servite, 4(2), 104–111. https://doi.org/10.37535/102004220223

Lindsay, S., Fuentes, K., Tomas, V., & Hsu, S. (2023). Ableism and workplace discrimination among youth and young adults with disabilities: A systematic review. Journal of Occupational Rehabilitation, 33, 20–36. https://doi.org/10.1007/s10926-022-10049-4

Maszudi, E., Hapid, H., & Haedar, H. (2023). Strategi digital marketing untuk pemberdayaan UMKM di Indonesia. Prima Ekonomika, 14(1), 1-23. https://doi.org/10.37330/prima.v14i1.155

Morioka, S. N., Bolis, I., Evans, S., & Carvalho, M. M. (2017). Transforming sustainability challenges into competitive advantage: Multiple case studies kaleidoscope converging into sustainable business models. Journal of Cleaner Production, 167, 722–732. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2017.08.118

Nambisan, S., Wright, M., & Feldman, M. (2019). The digital transformation of innovation and entrepreneurship: Progress, challenges and key themes. Research Policy, 48(8), Artikel 103773. https://doi.org/10.1016/j.respol.2019.03.018

Nuryanto, U. W. A., Muharomah, D. R., Bahar, R. N. A., Basrowi, B., & Mutiah, E. (2024). Pemberdayaan difabel dalam wirausaha melalui model LSM untuk daya saing inklusif. GUYUB: Journal of Community Engagement, 5(4), 1221–1243. https://doi.org/10.33650/guyub.v5i4.9266

OECD. (2022). Disability, work and inclusion: Mainstreaming in all policies and practices. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/1eaa5e9c-en

OECD. (2023). The missing entrepreneurs 2023: Policies for inclusive entrepreneurship and self employment. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/230efc78-en

Stephan, U., Rauch, A., & Hatak, I. (2023). Happy entrepreneurs? Everywhere? A meta-analysis of entrepreneurship and wellbeing. Entrepreneurship: Theory and Practice, 47(2), 553–593. https://doi.org/10.1177/10422587211072799

Utami, N., & Sitorus, O. F. (2024). Transformasi digital usaha mikro mendukung ekonomi digital. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Kewirausahaan), 8(3), 1119–1126. https://doi.org/10.29408/jpek.v8i3.25796

World Bank Group. (2022). Disability inclusion and accountability framework. World Bank. https://www.worldbank.org/