Menguatkan Upaya Promotif-Preventif Tuberkulosis melalui Edukasi dan Skrining Terpadu

Main Article Content

Florence Pribadi
Desak Nyoman Surya Suameitria Dewi
Antonius Edwin Sutikno
Erik Jaya Gunawan
Natalia Yuwono
Lidya Handayani

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menyebabkan angka kematian tinggi. Tuberkulosis banyak ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia dengan lebih dari 800.000 kasus. Kabupaten Sumenep merupakan kabupaten dengan kasus tuberkulosis yang tinggi dan wilayah dengan keterbatasan jumlah tenaga kesehatan. Rendahnya pengetahuan mengenai penyebab, pencegahan, dan penularan, serta stigma negatif masyarakat terhadap tuberkulosis menjadi faktor peningkatan kasus. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam rangka pencegahan dan penemuan kasus baru sebagai salah satu upaya dalam pengendalian tuberkulosis di Sumenep. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan Puskesmas Pamolokan dan Pandian dalam proses identifikasi masalah, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Pengabdian masyarakat ini terdiri atas beberapa kegiatan, antara lain edukasi, skrining tuberkulosis dengan pemeriksaan rontgen toraks, pemeriksaan kesehatan dasar, dan konsultasi kesehatan. Terdapat 96% masyarakat dari keseluruhan yang hadir mengikuti kegiatan edukasi telah mengetahui dan memahami materi tuberkulosis dengan baik. Ditemukan satu orang dengan hasil pemeriksaan rontgen toraks abnormal yang diindikasikan positif tuberkulosis. Masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan, konsultasi, dan pengobatan gratis yang telah disediakan.

Article Details

How to Cite
Pribadi, F., Dewi, D. N. S. S., Sutikno, A. E., Gunawan, E. J., Yuwono, N., & Handayani, L. (2026). Menguatkan Upaya Promotif-Preventif Tuberkulosis melalui Edukasi dan Skrining Terpadu. Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM), 8(1), 33–40. https://doi.org/10.37715/leecom.v8i1.5921
Section
Articles

References

CNN Indonesia. (2023, 25 Maret). Jatim peringkat kedua kasus TBC tertinggi di Indonesia. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2024). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Efendi, S., Sjattar, E. L., & Syam, Y. (2022). Model dan efek dukungan sosial terhadap kepatuhan pengobatan pasien tuberkulosis resisten obat: A literature review. Jurnal Kesehatan, 14(2), 158–168. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v14i2.20537

Hasir, H., Nurhikmah, N., & Nurbaya, N. (2022). Pelatihan dan edukasi dalam pengelolaan lingkungan fisik rumah pada pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Binanga. Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 241–249. https://doi.org/10.33860/pjpm.v3i2.870

Mar’iyah, K., & Zulkarnain, Z. (2021). Patofisiologi penyakit infeksi tuberkulosis. Prosiding Biologi Achieving the Sustainable Development Goals with Biodiversity in Confronting Climate Change, 88–92. https://doi.org/10.24252/psb.v7i1.23169

Nurmalasari, R., & Apriantoro, N. H. (2020). Pemeriksaan radiografi thorax dengan kasus tuberkulosis paru. KOCENIN Serial Konferensi, (1), 1–6. http://publikasi.kocenin.com/index.php/pakar/article/view/25/20

Oktaviani, K. G., & Mahwati, Y. (2022). Kajian naratif: Intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan tuberculosis. Jurnal Kesmas Indonesia, 14(2), 213–225. https://doi.org/10.20884/1.ki.2022.14.2.5655

PANRB. (2024). Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi - Kemenkes waspadai kasus TB di Indonesia yang meningkat. https://www.menpan.go.id/

Rasyid, A., & Heryawan, L. (2023). Klasifikasi penyakit tuberculosis (TB) organ paru manusia berdasarkan citra rontgen thorax menggunakan metode Convolutional Neural Network (CNN). Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI), 11(1), 35–44. https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i1.484

RRI. (2024, 18 September). Sumenep peringkat TBC tertinggi ke 3 di Jatim. RRI.co.id. https://rri.co.id/

Sibua, S., Tumiwa, F. F., Pondaag, A., Watung, G. I., & Langingi, A. R. C. (2022). Edukasi bagi masyarakat Desa Mopuya tentang pencegahan tuberculosis. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 3(2), 1157–1163.

Sutriyawan, A., Nofianti, N., & Halim, R. (2022). Faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 4(1), 98–105. https://doi.org/10.36590/jika.v4i1.228

Syafakamila, M. & Purbowati, R. (2022). Relationship between medication adherence level and recovery of pulmonary tuberculosis patients at Gapura Public Health Center Sumenep. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 11(2), 131–137.

WHO. (2024). Tuberculosis. World Health Organization. https://www.who.int

Yani, A., Tasya, Z., & Syam, S. (2020). Edukasi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pengobatan rutin pasien TB paru. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 3(1), 74–77. https://doi.org/10.56338/mppki.v3i1.1032

Zunaidi, A. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Pendekatan praktis untuk memberdayakan komunitas. Yayasan Putra Adi Dharma.