Penerapan Sociopreneurship dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat melalui Program “Cinta Sakti”
Main Article Content
Abstract
Masyarakat di Kelurahan Lakarsantri, Surabaya, menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usaha, terutama terkait dengan akses terbatas terhadap modal, teknologi, dan pasar. Program "CINTA SAKTI" hadir sebagai solusi untuk meningkatkan pendapatan mereka dengan mengedepankan kewirausahaan sosial. Melalui pelatihan yang mengajarkan pengelolaan keuangan, pemasaran langsung, dan pengembangan usaha berbasis komunitas, program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan peserta setelah mengikuti pelatihan. Pada aspek pengelolaan keuangan, tingkat pemahaman peserta meningkat dari 36,4% menjadi 92,3%, sedangkan terjadi peningkatan kemampuan pada aspek direct marketing dari 27,3% menjadi 84,7%. Pada aspek brand awareness, peserta menunjukkan pemahaman yang lebih realistis dan reflektif setelah pelatihan. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa program “CINTA SAKTI” efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta dalam mengelola dan memasarkan usaha berbasis sociopreneurship. Tidak hanya itu, pelatihan ini juga membantu peserta untuk lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka dan membangun hubungan yang lebih baik dengan konsumen. Program ini berhasil menciptakan perubahan yang signifikan dalam kehidupan peserta, tidak hanya dari segi kemampuan teknis, tetapi juga dari segi pemberdayaan sosial dalam komunitas. Program "CINTA SAKTI" telah memberikan dampak positif yang dapat berkelanjutan, membuka peluang baru, dan membawa perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Anom, S., & Hendayana, Y. (2025). Kewirausahaan sosial sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah kemiskinan di pedesaan. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 1991–2002. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.7262
Arumsari, O. P. D., Sunyoto, A. B., Rahayu, W. P., & Winarno, A. (2025). Inovasi sosial dan kewirausahaan sosial. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Manajemen, 4(1), 214–227. https://doi.org/10.58192/ebismen.v4i1.3206
Azizah, N., Carolina, P. S., & Alfaizi, M. R. (2020). Pengaruh penentuan strategi komunikasi pemasaran terhadap minat beli masyarakat pada produk lokal. Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna, 8(2), 87. https://doi.org/10.30659/jikm.v8i2.11263
Dewi, M., Moh, & Burhan. (2025). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan keterampilan, manajemen usaha, literasi keuangan, dan pendampingan pemasaran produk lokal Desa Sukma Jaya. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 2(3), 72–77. https://doi.org/10.63200/jependimas.v2i3.60
Farida, M., & Nisa, F. L. (2024). Peran kewirausahaan sosial dalam membangun ekonomi kreatif berkelanjutan di masa society 5.0. Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia, 2(3), 203–214. https://doi.org/10.61896/jeki.v2i3.60
Fu’aidah, A. L. N., & Hartono, S. (2025). Pengembangan kepemimpinan berbasis komunitas melalui pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat desa. CivicAction Jurnal Pengabdian Dan Inovasi Masyarakat, 1(1), 37–43. https://doi.org/10.59696/civicaction.v1i1.222
Hendayani, R., Prasetio, A., Ariyanti, M., & Salim, D. F. (2024). Pelatihan pemasaran digital dan branding sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan produk usaha di Desa Pulosari. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(2), 359–366. https://doi.org/10.54082/jamsi.1098
Lee, N. R., & Kotler, P. (2011). Social marketing: Influencing behaviors for good (4th Edition). Sage Publications.
Maria, I., Sihotang, S. V., Sunarjo, R. A., & Handaru, A. W. (2024). Pemberdayaan komunitas melalui pelatihan pengelolaan keuangan sederhana untuk kesejahteraan ekonomi. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal, 5(2), 33–40. https://doi.org/10.34306/abdi.v5i2.1171
Najmudin, M., & Sunyoto, D. (2025). Strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan UMKM berbasis potensi lokal di Desa Sendangadi, Mlati, Sleman. J-ABDI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(11), 2311–2318. https://doi.org/10.53625/jabdi.v4i11.10122
Ramadan, A., & Baqi, D. A. (2023). Penerapan strategi komunikasi pemasaran produk “direct selling” PT Agro Jabar. Journal of Digital Communication Science, 1(2), 92–108. https://doi.org/10.56956/jdcs.v1i2.223
Saepuloh, A., Nurasiah, B. O., S, E. P., S, M. E., & Simanjutak, V. (2024). Pentingnya komunikasi bagi pelaku umkm dalam memasarkan product. Jurnal Pengabdian Mandiri, 3(8), 755–762. https://doi.org/10.53625/jpm.v3i8.8411
Wahyuningtiyas, N., Fahrudi, A. N. L. I., Mutiara, F., & Kholil, A. Y. (2025). Pendampingan potensi kewirausahaan dengan prinsip pentahelix: membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. I-Com Indonesian Community Journal, 5(1), 298–308. https://doi.org/10.70609/icom.v5i1.6577
Widiyanto, M. K. H. C., & Gautama, B. P. (2023). Dampak meningkatnya kewirausahaan sosial terhadap pengentasan kemiskinan untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Inspirasi, 14(2), 60–73. https://doi.org/10.35880/inspirasi.v14i2.2342
Yunus, M. (2010). Building social business: The new kind of capitalism that serves humanity’s most pressing needs. New York: PublicAffairs.

