Optimalisasi Lahan Kurang Produktif melalui Budidaya Tanaman Herbal dan Desain Media Edukasi Visual
Main Article Content
Abstract
Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan industri menjadi tantangan bagi desa-desa agraris di Indonesia, termasuk Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan lahan sawah yang kurang produktif melalui budidaya tanaman herbal serta penguatan literasi masyarakat melalui media visual edukatif. Kegiatan dilaksanakan secara bertahap, meliputi survei lokasi, pemilihan tanaman, perancangan instalasi tanam, serta penyusunan media informasi berupa katalog dan penanda informasi. Sebanyak 17 jenis tanaman herbal dibudidayakan dengan nilai kesehatan dan potensi ekonomi. Media visual dirancang secara informatif dan mudah diakses, dilengkapi dengan kode QR yang terhubung ke laman daring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa integrasi budidaya tanaman dan komunikasi visual mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat, memperluas pengetahuan, serta membuka peluang wisata edukatif berbasis tanaman herbal. Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan lahan desa yang berkelanjutan.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abbas, A. (2021). Edukasi masyarakat tentang pemanfaatan TOGA di Desa Besuki Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Prosiding SENIAS: Seminar Pengabdian Masyarakat, 5-9.
Ahwani, M., Sihombing, W. L., Nofiana, T. (2025). Sosialisasi Aplikasi Pelayanan Desa Jawilan Melalui Pemasangan QR CODE di Lingkungan Warga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bangsa, 3(6), 3116-3122.
Christijanti, W., Marianti, A., Susanti, R., & Mustikaningtyas, D. (2024). Pengelolaan taman TOGA dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lingkungan. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 449-454. https://doi.org/10.62411/ja.v7i2.2195
Fitria, S. R., & Qomarats, I. (2025). Media informasi tentang pentingnya mengetahui tanaman obat keluarga. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1(7), 15–24.
Hanifah, H. N., Aulia, S. N., Firmansyah, F., Asspuro, C. N., Andrianto, I., Herfani, H. S., Gumelar, B. S., Muzdalifah, D., Margaretta, N., Fitri, F., & Aisyah, N. R. (2023). Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta sanitasi & hiegene masyarakat Kampung Sukaratu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti, 2(2), 98-102. https://doi.org/10.53675/babakti.v2i2.936
Hariyati, T., Putra, M. U., & Lesmana, R. (2023). Pengenalan tanaman TOGA dan manfaatnya bagi kesehatan. Jurnal Benuanta, 2(1), 16–20. https://doi.org/10.61323/JB.V2I1.46
Hayati, R., Azhar, G., Madhy, L. S., Pradana, P., Siregar, R. A., & Dewi, S. H. (2023). Pemanfaatan lahan kosong menjadi TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Desa Bogak Besar (KKN mahasiswa UMN Al-Washliyah). Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(6), 12096–12099.
Herlambang, H., Sakdiyah, H., Ruswana, A., Pratama, P., Widya, A., Nurhalimah, S., Andika, A., Takwin, A., & Langouran, A. (2022). Pemanfaatan lahan non produktif untuk tanaman obat keluarga di Desa Teluk Bayur, Kabupaten Berau. ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman, 1(2), 6–11. https://doi.org/10.32522/abdiku.v1i2.339
Istiyanti, E., & Sriyadi, S. (2022). Pemberdayaan masyarakat Dusun Sanan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan budidaya sayuran dan tanaman obat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 6(2), 201–212. https://doi.org/10.35326/pkm.v6i2.2775
Manu, G. A. (2019). Scan QR Code untuk mengenal benda-benda bersejarah di museum. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI), 2(1), 15–19. https://doi.org/10.37792/jukanti.v2i1.19
Pambudi, D. I., & Erlangga, R. Y. (2018). Pemanfaatan lahan kosong sebagai tanaman obat keluarga warga Prancak Dukuh Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 347–352. https://doi.org/10.12928/jp.v2i2.462
Sari, E., & Astuti, E. (2020). Pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan secara mandiri melalui taman obat keluarga (TOGA) di RW 2 Kelurahan Balasklumprik. Jurnal Booth Dharma Medika, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.47560/pengabmas.v1i1.251
Sari, N., & Andjasmara, T. C. (2023). Penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) untuk mewujudkan masyarakat sehat. Jurnal Bina Desa, 5(1), 124–128. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i1.41484
Siregar, S., Wibasuri, A., Azima, M. F., & Mitrawan, A. (2025). Penguatan literasi digital bagi pelaku UMKM: Pendekatan partisipatif dalam pengembangan strategi pemasaran berbasis sosial media. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 74–85. https://doi.org/10.70900/jpkm.v3i2.106
Utami, F. B., Pratiwi, D., Rahjani, A., Adhania, A., Afrillya, A., Hasan, M. S., & Asyla, N. D. (2024). Pengenalan Toga Pada Anak Usia Dini pada TK Graha Green Kabupaten Tangerang. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 352–361. https://doi.org/10.35914/tomaega.v7i2.2634

