PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN VARIASI PRODUK ROTI DAN JENIS CAKE DI LA-DONAT, DESA TANGGIR, MALO, BOJONEGORO, JAWA TIMUR

  • Hari Minantyo
  • Prasetyon Sepsi Winarno
  • Victor Yuwono
  • Evita Mei Kusumaningrum
  • Ivana Aquilera

Abstract

Makanan dan Minuman (MaMin), adalah kebutuhan yag sangat mendasar terhadap kehidupan manusia. Kota Bojonegoro merupakan ”Kompetensi Inti Industri Daerah” berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2014 tentang perindustrian yang kemudian dijabarkan dalam Rencana Induk Pembangunan Industri di Desa Tanggir Kecamatan Malo Kota Bojonegoro. La-Donat merupakan mitra yang bergerak dalam industri makanan yaitu donat dan roti, yang sedang berusaha menangkap peluang untuk mengembangkan usaha ”jajanan” khususnya donat dan roti di Desa Tanggir. Permasalahan yang dialami oleh mitra ada 6 hal. Permasalahan Pertama adalah desain produk yang kurang variasi. Kedua adalah hanya tergantung pada konsumman yang datang ketempat produk. Ketiga, ketidaktepatan memenuhi pesanan. Keempat, kualitas produk roti kurang bagus. Kelima, belum mempunyai merek yang berkarakter. Keenam, kurangnya kegigihan karyawan dalam menghadapi permasalahan. Solusi yang dalam permasalahan ini adalahpendaampingan pengembangan produk roti dan cakeyang sesuai kebutuhan masyarakat sekitarnya, perbaikan sistem sales dan marketing untuk menjaga penjualan agar tidak berfluktuasi, perbaikan sistem manajemen kebersihan (HACCP), meningkatkan sistem operasional (DIFOTEF), perbaikan kualitas produk dengan sistem (organoleptik), menggunakan teknologi proses pemilihan dan penanganan bahan, pengolahan, penyimpanan, penambahan peralatan produksi, dan pengembangan brand personality produk roti dan cake yang kuat untuk memperkuat identitas Desa
Published
2020-12-14
Section
Articles