Pendampingan Pengembangan Usaha Untuk Meningkatkan Nilai Jual Dalam Rangka Mengembangkan Wira Usaha “La Donat” di Desa Tanggir, Malo, Bojonegoro Jawa Timur

  • Hari Minantyo
  • Prasetyon Sepsi Winarno

Abstract

Industri Kecil Menengah (IKM) Makanan dan Minuman (MaMin), Kota Bojonegoro merupakan ”Kompetensi Inti Industri Daerah” berdasarkan Undang-Undang No 3 Tahun 2014 tentang perindustrian yang kemudian dija- barkan dalam Ren-cana Induk Pembangunan Industri Kota Bojonegoro dengan membentuk klaster Industri Makanan dan Minuman di Desa Tanggir Kecamatan Malo. La Donat merupakan mitra yang bergerak dalam industri makanan yaitu donat, yang sedang berusaha menangkap peluang untuk mengembangkan usaha ”jajanan” khususnya roti di Desa Tanggir Kota Bojonegoro. Permasalahan yang dialami oleh mitra ada 5 hal. Pertama, belum adanya peralatan yang memadai. Kedua, belum memiliki kemampuan yang memadai untuk memproduksi jajanan khususnya roti Ketiga, belum mempunyai kemasan yang menarik. Keempat, belum mempunyai cara yang baik untuk mema-sarkan produk. Kelima belum punya merek yang menunjukkan identitas Desa Tanggir, Bojonegoro. Solusi yang ditawarkan: Pertama adalah pengembangan produk jajanan terutama roti, berbasis kebutuhan yang sesuai dengan selera masyarakat sehingga memperkaya variasi jenis jajanan. Kedua adalah menambah peralatan yang sesuai dengan kebutuhan, Ketiga adalah pengembangan kemasan yang baik sesuai keinginan masyarakat. Keempat adalah rancangan sistem sales & marketing. Kelima merancang sebuah merek agar lebih dikenal oleh masyarakat luas.Metode pelaksanaan yang akan diterapkan dalam program ini adalah pendekatan penunjang teknologi berbasis teknologi tepat guna yaitu pembuatan produk jajanan khususnya pembuatan roti, pendekatan persuasif untuk meningkatkan peran serta mitra, pendekatan pengem-bangan komunitas untuk peningkatan mitra secara langsung, dan pendekatan edukatif sebagai sarana transfer pengetahuan dan pendidikan.
Published
2020-07-23
Section
Articles