Studi tentang Pelaksanaan Pelatihan Terapi Wicara Anak Tunarungu Usia 3-5 Tahun untuk Orangtua dalam Setting Blended Learning di SLB Karya Mulia Surabaya

  • Ana Rafikayati
  • Muhammad Nurrohman Jauhari

Abstract

Mitra dalam Program ini adalah SLB Karya Mulia Surabaya. Total jumlah orangtua yang diberikan pelatihan adalah sejumlah 24 orangtua. Masalah yang dihadapi orangtua di sekolah mitra adalah orangtua mengalami kesulitan dalam memberikan pengulangan terapi wicara untuk anak tunarungu, yang mana pengu-langan sangatlah penting dilakukan orangtua di rumah agar terapi berjalan dengan optimal, dan anak dapat berkembang dengan lebih baik. Meskipun begitu, orangtua tidak tahu cara melakukan terapi wicara secara mandiri. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah berupa pelatihan terapi wicara anak tunarungu. Terapi wicara untuk anak tunarungu adalah terapi khusus yang diberikan kepada tunarungu dalam upaya optimalisasi kemampuan tunarungu untuk dapat berbicara seperti anak-anak pada umumnya. Adapun setting yang dilakukan adalah berupa pelatihan blended learning di mana pelatihan dalam setting (1) tatap muka, dan (2) online. Luaran yang ditargetkan dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan orangtua dalam melakukan terapi wicara kepada anak tunarungu. Pelaksanaan program ini terdiri dari 3 tahap, yaitu: (1) persiapan (meliputi: koordinasi dengan sekolah mitra, penyusunan materi pelatihan, dan pembuatan kelas online, (2) pelaksanaan (meliputi: pelatihan (face to face dan online) dan pendampingan), dan (3) evaluasi.
Published
2020-07-23
Section
Articles