DESAIN EDUKATIF PADA KAMPUNG DAUR ULANG DI KABUPATEN DELI SERDANG: MENDORONG RESPONS KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK

Main Article Content

Sofia Ranti
Saufa Yardha Moerni

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan aspek lingkungan, tetapi juga rendahnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan merumuskan konsep perancangan Kampung Daur Ulang sebagai ruang pembelajaran berbasis pengalaman yang mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah. Pendekatan teoritis yang digunakan meliputi konsep pembelajaran berbasis pengalaman, respons psikologis kognitif–afektif–psikomotorik, serta filosofi Kintsugi sebagai dasar transformasi bentuk dan makna desain. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, dan analisis kebutuhan ruang yang diterjemahkan ke dalam konsep perancangan arsitektural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelompokan ruang berdasarkan alur pengalaman pengguna—Curious, Aware, dan Engaged—mampu mengintegrasikan fungsi edukasi, observasi proses, dan partisipasi aktif dalam satu sistem pembelajaran ruang. Alur pengalaman ini diarahkan kepada pengelompokan tiga zona yaitu Zona Edukasi, Zona Pengolahan Sampah, serta Zona Pengelolaan dan Pemberdayaan. Zona Edukasi dan Zona Pengolahan Sampah merupakan zona yang mendorong tahap kognitif dan afektif, sedangkan Zona Pengelolaan dan Pemberdayaan mendorong tahap psikomotorik. Bentuk bangunan mengambil inspirasi dari filosofi Kintsugi, yang merepresentasikan pemulihan dan pemberian nilai baru pada material yang terfragmentasi, selaras dengan konsep daur ulang. Ruang-ruang disusun dalam pola terbuka baik secara fisik maupun visual yang memperkuat hubungan antara pemahaman, kesadaran, dan tindakan pengguna. Konsep desain yang dihasilkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fungsional fasilitas pengolahan, tetapi juga berperan sebagai media edukasi sosial yang sistematis dalam mendorong praktik pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Deli Serdang.

Article Details

How to Cite
Ranti, S., & Moerni, S. Y. (2026). DESAIN EDUKATIF PADA KAMPUNG DAUR ULANG DI KABUPATEN DELI SERDANG: MENDORONG RESPONS KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK. KREASI, 11(2), 191–204. https://doi.org/10.37715/kreasi.v11i2.6424
Section
Articles

References

Affila, A., & Afnila, A. (2021). Evaluasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Deli Serdang. Bina Hukum Lingkungan, 5(3), 469-482.

Ambina, Dipo Gina. (2019). Tinjauan Pemilahan Sampah Menurut UU no 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah. Jurnal Bina Hukum Lingkungan, Volume 3 Nomor 2:hlm.173.

Ansori, I., & Dewiyanti, D. (2020). Kriteria Ruang yang Mampu Memberikan Edukasi Sampah bagi Generasi Masa Depan. DESA-DESIGN AND ARCHITECTURE JOURNAL, 1(2), 35-42.

Aridho, A., & Ramadhan, T. (2024). Pengelolaan Sampah di Kabupaten Deli Serdang di Tinjau dari Perda Nomor 4 Tahun 2021. Civics Education and Social Science Journal (CESSJ), 6(1), 28-38.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang, (2025). Kabupaten Deli Serdang Dalam Angka (Deli Serdang Regency in Figures) 2025. Volume 22, 2025. BPS Kabupaten Deli Serdang.

Bayani, S. (2025). An Analysis of the Relationship Between Kintsugi and Wabi-Sabi in the Context of Contemporary Thought: From the Aesthetics of Imperfection to the Philosophy of Impermanence. Perspectives on Art and Beyond, 2(2), 73-80.

Bloom, B. S., Engelhart, M. D., Furst, E. J., Hill, W. H., & Krathwohl, D. R. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. Handbook I: Cognitive Domain. New York: Longmans, Green and Company.

Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan RI. (2020). Status Lingkungan Hidup Dan Indonesia 2020. Indonesia: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Lactona, I. D., & Cahyono, E. A. (2024). Konsep Pengetahuan; Revisi Taksonomi Bloom. Enfermeria Ciencia, 2(4), 241-257.

Nawafi, A. Y. F. (2020). Titik temu mistisisme Islam dan mistisisme Jawa; Studi analitis terhadap persinggungan ajaran tasawuf dan kejawen. Intelektual: Jurnal Pendidikan Dan Studi Keislaman, 10(2), 242-254.

Rahmawati, A. F., & Syamsu, F. D. (2021). Analisis pengelolaan sampah berkelanjutan pada wilayah perkotaan di Indonesia. Jurnal Binagogik, 8(1), 1-12.

Rahman, M. H. (2020). Analisis ranah psikomotor kompetensi dasar teknik pengukuran tanah kurikulum SMK teknik konstruksi dan properti. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 17(1), 53-63.

Saftari, M., & Fajriah, N. (2019). Penilaian ranah afektif dalam bentuk penilaian skala sikap untuk menilai hasil belajar. Edutainment, 7(1), 71-81.

Ulfah., & Arifudin, O. (2021). Pengaruh aspek kognitif, afektif, dan psikomotor terhadap hasil belajar peserta didik. Jurnal Al-Amar, 2(1), 1–9.

Umam, M. K., Rohati, S., Nugraha, E., & Kultsum, U. (2025). INSTRUMENT PEMBELAJARAN PSIKOMOTORIK. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 826-837.

Puspitowati, P. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiential Learning) dengan Menggunakan Media Gambar dalam Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi pada Siswa Kelas IV MI Riyadlatul Uqul. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(2), 120-132.

Sriliza, S., Zarina, S., & Jumadi, J. (2025). IMPLEMENTASI STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF, LANGSUNG, DAN TIDAK LANGSUNG. JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(2), 189-194.

Wastuty, P. W., Sa'ud, M. I., & Aufa, N. (2024). Elemen Interior Sebagai Media Pembelajaran di Ruang Studio Program Studi Arsitektur Universitas Lambung Mangkurat. Arsir, 8(2), 182-195.

Zakiah, Z., & Khairi, F. (2019). Pengaruh kemampuan kognitif terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas V SDN Gugus 01 Kecamatan Selaparang. El Midad, 11(1), 85-100.