PERANCANGAN PROYEK ARSITEKTUR INTERIOR KANTOR PT. PUTRA TUNGGAL REJEKI OLEH CM INTERIOR ARCHITECTURE CONSULTANT

  • Christian Werner Mailoa
  • Stephanus Evert Indrawan
  • Astrid Kusumowidagdo

Abstract

Perkembangan industri yang sedemikian pesatnya mempengaruhi dunia arsitektur interior untuk dapat bekerja dengan lebih maksimal dan efisien. Oleh sebab itu, dibutuhkan sebuah pendekatan baru dalam dunia arsitektur untuk menjawab kondisi tersebut, terutama yang berhubungan dengan area arsitektur komersil, hospitality, residensial. Salah satu usaha dalam menjawab hal tersebut adalah dengan mendekatkan proses desain ke proses fabrikasi. Proses yang diusulkan adalah digital fabrikasi melalui pendekatan parametrik desain. Proses parametrik desain dapat memperpendek proses perancangan dan proses pembuatan prototipe. Oleh sebab itu proses ini dapat mengurangi penggunaan material. CM Interior Architecture merupakan konsultan yang bergerak di bidang arsitektur komersil. Metode parametrik yang digunakan diawali dengan proses pencarian atau pengolahan bentuk, yang disebut sebagai proses form finding dilanjutkan dengan proses mengurai bentukan menjadi potongan yang siap dirakit, proses ini sebagai proses fabrikasi digital. Penggunaan prinsip rumah panggung juga menjadi bagian dari konsep perancangan yang berfungsi menerapkan lahan yang lebih luas tanpa mengurangi luasan area hijau. Bukaan pada bangunan dapat memaksimalkan sirkulasi udara, memberikan area parkir tambahan dengan pelingkup yang cukup untuk karyawan beserta klien.Kata Kunci: Fabrikasi Digital, Komersil, Parametrik, Pencarian Bentuk
Published
2019-10-22
Section
Articles