PERANCANGAN YOUTH SPACE PEMUDA DAKWAH SURABAYA DENGAN PENDEKATAN ADAPTIVE REUSE OLEH LINTAS STUDIO

  • Jody Palma
  • Freddy Handoko Istanto
  • Maria Yohana Susan

Abstract

Pemberdayaan bangunanan tak terpakai dapat dilakukan dengan menerapkan adaptive reuse serta re-programming agar bangunan tak terpakai memiliki fungsi baru yang dapat meningkatkan aspek nilai sosial, budaya, ekonomi masyarakat sekitar dengan memperhatikan nilai sejarah bangunan tak terpakai sehingga dapat mengembalikan identitas suatu daerah dan bangsa. Metode penelitian yang dilakukan adalah observasi, studi literatur, dan pengumpulan data kualitatif dengan melakukan wawancara yang ditujukan kepada narasumber ahli yang mendukung penerapan teori adaptive reuse. Selanjutya hasil pengumpulan data dianalisa secara kualitatif deskriptif yang hasilnya akan dijadikan sebagai parameter keberhasilan penerapan adaptive reuse apabila dijadikan layanan utama dan identitas suatu perusahaan konsultan jasa desain arsitek interior. Hasil dari analisa menunjukan adaptive reuse dengan melakukan reprogramming pada bangunan tak terpakai dapat dijadikan layanan utama perusahaan arsitek interior karena menjawab masalah sosial, budaya, sejarah, dan ekonomi yang ditimbulkan oleh bangunan tak terpakai dengan memberi fungsi baru pada bangunan tak terpakai. Selain itu dengan menerapkan adaptive reuse dapat mengembalikan identitas suatu bangsa.Kata Kunci: Adaptive reuse, Bangunan tak terpakai, Reprogramming
Published
2019-10-22
Section
Articles