PERANCANGAN ARSITEKTUR INTERIOR RESTORAN LELEWATU RESORT

  • Juan Tangko Interior Architecture Department, Universitas Ciputra Surabaya
  • Maureen Nuradhi Interior Architecture Department, Universitas Ciputra Surabaya
  • Melania Rahadiyanti Interior Architecture Department, Universitas Ciputra Surabaya
Keywords: Kebudayaan, Kontemporer, Masyarakat, Sumba, Vernakular

Abstract

Keanekaragaman merupakan kata yang sempurna untuk menggambarkan budaya lokal Indoensia. Dari Sabang sampai Merauke, perkembangan seni setiap wilayah telah berkembang pesat pada era saat ini. Tuntutan menggunakan desainer untuk setiap proyek arsitektur telah menjadi hal yang lumrah saat ini. Oleh karena itu, Root berusaha memberikan solusi baru dalam bidang arsitektur interior, yang dimana menjadi visi dan misi perusahaan, dengan mengangkat konsep vernakular dari budaya masing-masing wilayah berdasarkan hasil analisa tertentu yang sesuai dengan kondisi tapak. Implementasi konsep Root pada setiap proyek akan semakin kuat dalam setiap fasenya yang disebabkan oleh pembentukan spesialisasi karakter perusahaan yang telah diterima oleh masyarakat itu sendiri. Perolehan kepercayaan masyarakat dapat diraih dengan pembentukan karakter setiap karyawan perusahaan. Dalam proyek perancangan ini, proyek ini adalah sebuah restoran yang terletak di pulau Nusa Tenggara Timur, tepatnya terletak pada daerah pinggir tebing dataran tinggi, yang memiliki kelebihan dalam hal pemandangan yang dapat dinikmati oleh pengunjung yang datang ke restoran ini. Konsep desain yang dipilih untuk tapak ini adalah dengan menggunakan konsep vernakular kontemporer, dimana unsur bentukan sederhana (minimalis) pada gaya kontemporer dikombinasikan dengan unsur vernakular kebudayaan masyarakat Sumba yang dilihat dari penggunaan material kayu, bambu, rotan, batu alam, dan lain sebagainya. Metode-metode yang digunakan telah melewati proses pengumpulan data, pengolahan data, analisis teori-teori pendukung yang dibuat oleh para ahli, hingga pembuatan konsep alternatif sehingga memudahkan pemberian solusi kepada permasalahan yang timbul selama proses perancangan proyek arsitektur interior ini.

References

Badan Pusat Statistik, BPS. (2012), Jumlah Penduduk Surabaya, (26 November 2017).
Kurniawati, RK. (2013)

Definisi Restoran, Kualitas Pelayanan, dan Kepuasan Pelanggan, (26 November 2017).

Porter, MP. (1980), Porter’s Generic Strategies, (27 November 2017).

Alfari, SA. (2016), Apa itu Arsitektur Vernakular, (19 Februari 2018).

Lim, WSWL. dan Beng, THB. (1998). The New Asian Architecture Vernacular Traditions and Contemporary Style. Periplus Edition.

Nuradhi, M. (2015), Kajian Business Model Canvas pada Biro Konsultan Arsitektur dan Desain Interior Hadiprana, Tesis/Disertasi Tidak Dipublikasikan. Universitas Ciputra.
A, MWA. (2001).

Restoran dan Segala Permasalahannya. Andi Offset. Yogyakarta.

Sugiarto, ES. Dan Sulartiningrum, SS. (1996). Pengantar Akomodasi dan Restoran. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Soekresno. S. (2001). Manajemen Food & Beverage Servie Hotel. PT. Gramedia Pustaka Urama. Jakarta.

Rahadiyanti, M. (2015). Modifikasi Elemen Atap sebagai Skylight pada Desain Pencahayaan Alami Ruang Multifungsi Studi Kasus: Desain Bangunan Student Center Universitas Atmajaya Yogyakarta. Tesis Tidak Dipublikasikan. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Published
2019-04-23
Section
Articles