Perilaku Petani Terhadap Risiko dalam Usaha Tani Tembakau di Kabupaten Klaten

  • Nia Susilo Wardani

Abstract

Tembakau merupakan salah satu komoditas subsektor perkebunan dan perdagangan yang penting di dunia termasuk di Indonesia. Risiko dalam usaha tani tembakau perlu untuk diperhitungkan karena umumnya risiko berdampak pada kerugian yang harus ditanggung oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku petani sebagai pengambil keputusan terhadap risiko dalam usaha tani tembakau di Kabupaten Klaten. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Teknik analisis data yang digunakan adalah fungsi utilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perilaku petani tembakau di Kabupaten Klaten adalah risk neutral.

References

Bachus, G.B.C., Eidman,V.R. & Dijkhuizen, A.A.
1997. Farm Decision Making Under Risk
and Uncertainty. Netherlands Journal of
Agricultural Science, 45 (2): 307–328.
Bond, G. & Wonder, B. 1980. Risk Attitudes
amongst Australia Farmer. Australian Journal
of Agricultural, 24 (1): 16–34.
Dhungana, B.R., Nuthall, P.L. & Nantea, G.V.
2004. Measuring the Economic Inefficiency
of Nepalese Rice Farms Using Data Development
Analysis. Australian Journal of Agricultural,
48 (2): 347–369.
Fauziyah, E., Hartoyo, S., Kusnadi, N. & Kuntjoro,
S. U. 2010. Pengaruh Preferensi Risiko
Produksi Petani Terhadap Produktivitas
Tembakau: Pendekatan Fungsi Produksi
Frontier Stokastik dengan Struktur Error
Heteroskedastis (The Influence of Risk
Preference of Farmer Production in Tobacco
Productivity: Stochastical Frontier
Production Function by Means of Heteros
Dengakedastic Error Structure). Forum
Pascasarjana, 33 (2): 113–122.
Published
2017-02-08
Section
Articles